DATA SEJARAH NAMA UNSUR RUPABUMI

LETAK UNSUR RUPABUMI         : Kelurahan Tingkir Tengah

NARASUMBER                                : Bp. Slamet Anwar

NAMA UNSUR RUPABUMI          : –

NAMA YANG DIKENAL               : Kali Buket

PENGUCAPAN                                : Kali Buket

ASAL BAHASA                               : Jawa

ARTI BAHASA                                 : Kali yang tidak bersih

CATATAN SEJARAH                      : –

            Konon, Desa Tingkir didirikan oleh Pangeran dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Beliau bernama Pangeran Wiroyudo dan Singojoyo. Selanjutnya karena terjadi penambahan penduduk yang sangat pesat, akhirnya Desa Tingkir dibagi menjadi dua kelurahan yaitu Tingkir Tengah dan Tingkir Lor. Kelurahan Tingkir Tengah dibagi menjadi empat dusun/dukuh yaitu : Dusun Ngepos, Dusun Wiroyudan, Dusun Singojayan, dan Dusun Payaman. Pada masa penjajahan Belanda yang menjadi Lurah Tingkir adalah Ki Demang Sanpuro. Beliau merupakan Lurah yang berwibawa dan disegani masyarakat. Waktu itu wilayah Tingkir merupakan daerah yang kurang aman dan sering terjadi perampokan. Oleh pemerintah dijanjikan bang-bangan, atau hadiah barang siapa yang bisa menangkap pencuri kemudian membunuhnya. Akhirnya Ki Demang Sanpuro bisa menangkap pencuri tersebut dan memenggal kepalanya kemudian ditanam disudut desa bagian selatan yang sampai saar ini dikenal dengan sebutan kali sumaling.

            Selanjutnya oleh Ki Demang Sanpuro hadiah yang diminta dari pemerintah beliau minta agar dibuatkan saluran air dari sumber mata air senjoyo sampai desa Tingkir Tengah, bahkan sampai desa Isep-Isep. Saluran irigasi tersebut dikenal dengan Kali Buket. Menurut cerita sesepuh dahulu. Ditempat didirikan balai desa dahulu terdapat pasar kecil atau warung yang berada dibawah pohon tanjung yang besar dan rindang. Karena sangat besarnya pohon tersebut bahkan dahan pohonnya bisa digunakan untuk membuat beduk masjid. Untuk itu masyarakat sampai sekarang masih menyebutnya dengan sebutan Warung Tanjung.